Download Pertemuan ke-4 - E-Learning

Survey
yes no Was this document useful for you?
   Thank you for your participation!

* Your assessment is very important for improving the workof artificial intelligence, which forms the content of this project

Document related concepts
no text concepts found
Transcript
DATABASE ADMINISTRATION
Pertemuan ke-4
DATA AVAILABILITY
source :
Database Administration
the complete guide to practices and procedures
chapter 8
by. Craig S. Mullins
Definisi
• Ketersediaan adalah kondisi di mana sumber daya
yang diberikan dapat diakses oleh para konsumen.
• Ketersediaan dan kinerja berbeda dan harus
diperlakukan oleh DBA sebagai isu yang terpisah.
• Availability terdiri dari manageability, recoverability,
reliability, and serviceability.
Availability
• Manageability — kemampuan untuk menciptakan
dan memelihara lingkungan efektif yang
memberikan layanan kepada pengguna.
• Recoverability — kemampuan untuk membangun
kembali layanan saat terjadit kesalahan atau
kegagalan komponen.
• Reliability — Kemampuan untuk memberikan
pelayanan di tingkat yang ditentukan untuk jangka
waktu yang ditentukan.
• Serviceability — Kemampuan untuk
menentukan keberadaan masalah , hasil
diagnosa tujuan mereka, dan membenahi
masalah tersebut
Keempat 'kemampuan' tersebut
mempengaruhi ketersediaan keseluruhan
sistem, database, atau aplikasi.
Cost of Downtime
• Cost of downtime berbeda di setiap
perusahaan / jenis perusahaan
• Contingency Planning and Research (a
division of Edge Rock Alliance Ltd.)
memperkirakan sekitar $6.5 million per jam
pada retail broerage house
• tabel di bawah contoh beberapa cost of
downtime untuk beberapa industri
• tabel hanya estimasi, perusahaan harus
mencari nilai actual dari cost of downtime
meliputi custemer, sistem dan bisnis operation
Contoh CoD untuk beberapa industri
• Untuk memerkirakan cost of downtime,
beberapa faktor yang harus diperhatikan
- Bisnis yang hilang selama downtime
- Biaya untuk mengejar ketertinggalan setelah
sistem available
- Biaya untuk perkara hukum yang mungkin
terjadi
- Efek terkait menurunya nilai stok (terutama
untuk bisnis online)
Availability Problems
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Network Problems
Loss of the Server Hardware
Operating System Failure
DBMS Software Failure
Application Problems
Security and Authorization Problems
Corruption of Data
Loss of Database Objects
Loss of Data
DBA Mistakes
Etc.
Loss of the Data Center
-
-
Kerusakan data center biasanya diakibatkan bencana alam
atau bencana lain
Rusaknya data center akan menyebabkan hilangnya data,
tidak saja satu atau beberapa komputer
Untuk mengatasi hal tsb,diperlukan db environtment pada
remote location
Pada persepektif availability, kerusakan data center adalah
masalah dba terbesar
Bahkan meski data dapat tersedia kembali di remote server
muncul masalah baru, misal data tidak uptodate
Planning untuk bencana akan meminimalkan masalah yang
terjadi
Planning ada di bab 16
Network Problems
- Permasalahan jaringan dapat menyebabkan db tidak
dapat diakses
- Masalah jaringan biasanya disebabkan malfunction
hardware jaringan
- Selalu sediakan beberapa cadangan hadware jaringan
untuk mengganti jika ada masalah
- Masalah selain hardware antara lain software jaringan
atau network address yang tidak akurat
- DBA bukan ahli jaringan
- Tetapi DBA harus mengenali jika masalah availaibility
db berasal dari jaringan
- DBA harus menjaga hubungan dengan network
spcesialis di organisasi
- Ketika ada masalah jaringan DBA dapat konsul ke
spesialis jaringan dan belajar mengatasi permasalah
umum jaringan
Loss of the Server Hardware
- Pada dasarnya database server hardware terdiri dari
CPU, memory dan disk
- Jika CPU bermasalah, data tidak dapat diakses, meski
memory dan disk masih dapat diakses
- Cara mengatasi salah satunya memindahkan disk ke
CPU lain yang available
- Untuk mengatasi masalah CPU gunakan teknik
hardware clustering
- Dengan teknik clustering, ketika satu server down,
maka node lain akan menggantikan
- Cara lain dengan menggunakan standby system:
- logs data di server primer di simpan di server sekunder atau
- Replikasi server database ke server sekunder
- Selalu pastikan server sekunder selalu sama dengan server
primer
Loss of the Server Hardware
-
-
Permasalahan memory diatasi dengan cara mengganti
memory yang rusak
Harus diketahui juga RAM mana yang bermasalah
Jika yang rusak adalah seluruh hardware, maka hal tersebut
menjadi masalah terbesar
Jika masalahnya pada semua hadware, maka db harus
dicreate ulang
Termasuk environtmen db, include konfigurasi, koneksi dan
data harus di built ulang
Dalam hal ini sebuah server backup akan sangat berguna
Masalah kerusakan semua hardware pada server db jarang
terjadi
Biasanya kerusakan karena masalah power atau human error
Selalu pastikan server db selalu tersedia power maupun
cadangan power
Disk-Related Outages
-
-
Karena db bergantung pada physical disk strucutre, maka
kerusakan pada disk akan menyebabkan data unavailable
Disk drive dapat bermasalah karena : mekanisme drive error,
controller error, atau karena kabel
Cara paling simple dengan menyimpan data pada local disk
server
Jika disk rusak, maka tinggal mengganti disk tersebut, tapi
harus mensetting ulang
Cara lain adalah langsung mengganti database server pada
disk yang bermasalah
skenario yang lain adalah dengan db storage pada Storage
Area Nerwork(SAN)
SAN adalah kumpulan disk drive jaringan
jika SAN yang bermasalah baru data unavailable
SAN unavailable karena:banyak disk drive bermasalah,
koneksi SAN error, atau power error
Operating System Failure
- Tidak semua masalah db karena masalah
hardware, software juga menjadi faktor
masalah
- Masalah yang umum adalah pada OS error,
meski harware berjalan normal
- Masalah OS karena:bugs OS, masalah
setelah update atau patch
- Cara untuk mengatasi adalah mengatasi
error OS atau mengganti db ke server lain
dengan OS yang berfungsi
DBMS Software Failure
- Jika DBMS tidak dapat berfungsi db tidak
dapat diaccess
- Permasalah DBMS karena : bugs, masalah
setelah upgrade versi, masalah ketika
patch
- Permaslaah tersebut secara umum karena
ada resource yang hilang:parameter, file
system dll
- Misal karena log file rusak atau hilang
DBMS akan bermasalah
Application Problems
• jika aplikasi adalah satu-satunya cara end user
dapat mengakses data, maka jika aplikasi error
akan menyebbabkan data unavailable
• permasalahannya sebenarnya bukan pada db
tetapi karena user tidak dapat mengakses db
karena aplikasi error
• DBA masih dapat mengases data dengan tools
client yang lain
• bugs software atau library yang rusak dapat
menyebabkan aplikasi error
• program testing dan quality assuracce dapat
meminimalkan masalah ini
Security and Authorization Problems
• masalah ini muncul karena adanya
autorisasi yang bermasalah
• misal karena autorisasi user hanya diset
untuk read data, sehingga user tidak dapat
mengisi data
• biasanya terjadi setelah aplikasi dan db
dipindah ke server produksi
• atau karena kesalahan pada DBA dalam
mensetting autorisasi
Corruption of Data
• data yang korup/rusak juga dapat menyebabkan db menjadi
unavailable
• bisnis bergantung pada benar tidaknya data. Dan setiap data
yang rusak akan berpengaruh
• data yang rusak karena:program bugs, dbms program bugs,
desain db yang buruk atau user error
• jika data yang rusak banyak,maka DBA harus membuat db
offline karena jika tidak maka masalah akan meluas
• Semakin cepat tindakan diambil semakin ringan yang harus
diperbaiki, sebaliknya
• Jika ada data korum, DBA harus bekerja dengan spesialis
aplikasi untuk mencari sumber masalah dan cara
memperbaikinya
• Db tidak dapat online sebelum data yang korum dihilangkan
• Terkadang permaslaahan jaringan juga menyebabkan data
tidak vaild
Loss of Database Objects
• Ketika tablespace atau table di hapus, maka data
tidak dapat diakses
• Beberapa DBMS menyediakan produk atau add-on
tool untuk recovery data
• Sebagai contoh jika index dihapus,maka akan
berimbas pada performace pencarian data
• Contoh yang lain jika view terhapus, jika aplikasi
menggunakan view untuk melakukan query makan
db akan unavilable
• Permasalahan ini biasanya diakibatkan karena
human error (DBA atau yang memiliki hak akses)
• Karena itu harus dipastikan hak akses untuk tiap
level DBA
Loss of Data
- Hilangnya data karena bugs,mallware
attack,atau human error dapat
menyebabkan data unavailable
- Jika ada data yang hilang, DBA harus
recover data pada bagian yang hilang
- Server database backup sangat dibutuhkan
dalam hal ini
Data Replication and Propagation Failures
• Pada kesalahan replikasi atau
propagation,data masih dapat digunakan
tetapi tidak sesuai keinginan user
• Kesalahan bisa pada: db subscriber atau
db publisher
• Db subscriber menerima data replika dari
publisher
• Kesalahan biasanya karena data tidak
uptodate antara subcriber-publisher karena
masalah koneksi, software, atau jadwal
Severe Performance Problems
• Pada kesalahan performance,meski data
tetap ada tapi jika performance db makin
buruk akan menyebbakan data tidak dapat
digunakan
• Misal karena index yang rusak
• End user tidak akan peduli intinya mereka
menganggap data tidak dapat diakses
• Karena itu meski bukan masalah
unavailable tetap harus diperhatikan
seorang DBA
Recovery Issues
• Ada beberapa teknik untuk backup dan
recovery db
• Beberapa teknik dapat menyebabkan
availablity data bermasalah
• Sehingga harus dibuat strategi yang tepat
untuk backup dan recovery
• Untuk data dengan high availability
requirement, harus dicari waktu backup dan
restore yang paling pendek
• Faktor yang berdampak pada saat backup dan
recovery : os configuration,hardware arsitek
design,db feature, backup frequency,prosedur
recovery
DBA Mistakes
• Penyebab terbesar pada db downtime adalah karena
human error
• 70% permasalahan pada db adalah karena kesalahan
DBA
• Training DBA dan tool yang tepat dapat meminimalkan
kesalahan
• Pastikan semua DBA menerima training sebelum
mendapatkan tanggung jawab pada critical production
db
• Untuk latihan DBA dapat digunakan test system
• Database performance monitor dapat memberi alert
pada DBA jika ada masalah
• Bahkan ada beberapa db tool yang dapat memberik
peringatan sekaligus cara mengatasi masalah
Ensuring Availability
• Perform routine maintenance while systems
remain operational.
• Automate DBA functions.
• Exploit the features of the DBMS that
promote availability.
• Exploit hardware technologies.
Summary
• organisasi harus seimbang dalam penyediaan data
selama 24/7 uptime dan periode maintenance
• kelemahan dalam maintenance dapat berefek
pada bisnis, dan akan menjadi masalah pada
waktu restore di saat krisis
• alternatif penggunaan utility untuk melakukan
maintenance dan backup dengan tetap menjaga
availabilaty data
• dalam bisnis, setiap permasalahan aplikasi dan
database akan berimbas secara langsung dengan
hasil
• DBA harus mengimplementasikan strategi
maintenance dan backup yang optimum
Summary
• DBA harus selalu siaga menghadapi potensi
problem yang memperlemah availaibility data
• potensi tersebut antara lain : masalah
hardware,bug software dan human error
• setiap masalah unabailability memiliki efek yang
berbeda pada organisasi, user maupun dba
• DBA harus selalu siap memecahkan setiap
masalah avilability
• jika DBA sudah mimiliki skill, telah ditraining, dan
terlatih menghadapi masalah,
• maka ketika ada masalah availability, tinggal
mencari tool yang tepat, sedikit rencana dan
setdikit kepintaran saja
Tugas Kelompok
• Buat kelompok 10 Kelompok
• Masing-masing kelompok presentasi bab 5
– bab 14 materi di bawah
• Urutan presentasi berdasarkan nomor bab
yang dipresentasikan
• Nomer bab akan di undi
• Setiap pekan 1 presentasi
materi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
DBA dan konsep RDBMS
Database Environment
Database Change Management
Data Availability
Performance Management
System Performance dan Database Performnace
Application Performance
Database Security
Backup dan Recovery
Disaster Planning
Data dan Storage Management
Data Movement and Dstribution
Database Connectivity
DBA Tools dan DBA Rules
Materi
5
POKOK
BAHASAN
Performance
Management
6
System
Performance
Database
Performance
7
Application
Performance
SUB POKOK BAHASAN
DAFTAR PUSTAKA
1. Defining Peformance
Buku 1 Bab 9
2. Monitoring vs. Management
3. Service Level Management
4. Types of Performance tuning
5. Performance tuning tools
6. DBMS Performance Basics
The Larger Environment
Buku 1 Bab 10 dan 11
DBMS Installation and Configuration Issues
System Monitoring
Technique for Optimizing Databases
Database Reorganization
1. Designing application for relational access Buku 1 Bab 12
2. Relational optimization
3. Additional optimization consideration
4. SQL coding and tuning for efficiency
8
9
10
Database
Security
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Backup
& 1.
Recovery
2.
3.
4.
Disaster Planning 1.
2.
3.
4.
Database Security Basicx
Granting and Revoking Authority
Authenticatiion Roles and Groups
Others Database Security Mechanism
Auditing
External Security
Preaparing for Problems
Image Copy Backups
Recovery
Alternatives to Backup and Recovery
The Need for Planning
General Disaster Recovery Guidelines
Backing Up the Database for Database
Recovery
Disaster Prevention
Buku 1 Bab 14
Buku 1 Bab 15
Buku 1 Bab 16
11
12
13
14
Data and Storage 1. Storage Management Basics
Management 2. Files and Data Sets
3. Space Management
4. Storage ptions
5. Planning for the Future
Data Movement Loading and Unloading Data
and Distribution EXPORT and IMPORT
Bulk Data Movement
Distributed Database
Database
Client/Server Computing
Connectivity
Databases, the Internet and the Web
DBA Tools
1. Types and Benefits of DBA Tools
DBA Rulues
2. Evaluating DBA Tools Vendors
3. The Rule
Buku 1 Bab 17
Buku 1 Bab 18
Buku 1 Bab 20
Buku 1 Bab 22 dan 23
Buku 2 Bab 4
Terima kasih