Download REACH - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

Survey
yes no Was this document useful for you?
   Thank you for your participation!

* Your assessment is very important for improving the work of artificial intelligence, which forms the content of this project

Document related concepts
no text concepts found
Transcript
Pemilihan tahun 2007 juga melalui pertimbangan keberadaan data harga pada
tingkat internasional. Keberadaan data harga internasional didapatkan melalui World
Integrated Trade Solution
yang disediakan oleh UNCTAD. Harga internasional
sangat penting dalam pengukuran Nominal Tariff Equivalent. Keberadaan harga
internasional dihitung dari unit value yang ada pada negara yang memproduksi paling
efisien. Pemilihan data harga referensi sangat penting karena akan menentukan tingkat
tarif equivalent yang akan dihitung dalam penghitungan Nominal Tariff Equivalent.
Perdebatan dalam penelitian Nominal Tariff Equivalent sering terjadi pada
pemilihan data harga referensi yang ada (Lairds 2009). Pemilihan data harga referensi
yang optimal seharusnya adalah harga pada negara yang dapat memproduksi barang
dan jasa paling efisien di pasar internasional. Data harga kadang sulit didapatkan
untuk per produk dan berdasarkan HS yang ada. Proxy terbaik adalah unit value dari
ekspor dunia pada barang itu. World Integrated Trade Solution menyajikan data-data
itu sehingga Nominal Tariff Equivalent dapat diestimasi dengan baik.
Penelitian ex-ante cost benefit kadang dihadapkan pada kesulitan melakukan
estimasi pada ongkos yang akan diderita oleh produsen ataupun konsumen sebagai
objek estimasi tersebut. Peraturan tersebut akan menimbulkan beberapa ongkos bagi
produsen, eksportir, dan importir Indonesia. Ongkos-ongkos tersebut dapat berupa
ongkos perijinan yang harus ditanggung oleh importir, ongkos evaluasi zat-zat kimia
tertentu, ongkos laboratorium, ongkos negosiasi, dan ongkos transaksi. Selain itu
penghitungan ongkos harus dilakukan secara hati-hati karena akan menimbulkan
over-estimate pada penelitian tersebut.
Estimasi harus didasarkan pada ketepatan setiap ongkos dengan dasar
pengetahuan dan deskripsi yang jelas akan opportunity cost yang diderita oleh
importir maupun eksportir akibat penerapan peraturan tersebut. Opportunity cost
dapat berupa pendapatan yang hilang karena pengurusan ijin, pengujian laboratorium,
dan ketertahanan barang di pelabuhan atas perijinan tersebut. Penghitungan
opportunity cost juga merupakan anggapan ongkos secara arbitrase oleh peneliti
sehingga banyak sekali menimbulkan perdebatan yang sengit untuk mendapatkan
suatu estimasi yang tepat.
Estimasi biaya-biaya yang dihitung oleh penelitian ini menggunakan asumsi
pembiayaan yang harus ditanggung oleh importir apabila dia mendaftarkan sebagai
individual submission. Pendaftaran untuk individual submission merupakan ongkos
termahal sehingga tidak begitu memberikan hasil yang terlalu optimistis terhadap
iv
Related documents
KIMIA DASAR II
KIMIA DASAR II
Morini-Lezioni_3
Morini-Lezioni_3
FLAVOR - LMS IPB
FLAVOR - LMS IPB